- Produk
- Zirkonia Industri
- Produk Tanah Langka
- Alumina
- Karbit
- Nitrida
- Produk Keramik
- Produk Grafit
- Bahan Nano
- Bahan Semprot Bulat
- Serbuk Logam Kemurnian Tinggi
- Jual Panas Bahan Canggih
01
Pabrik Suoyi Kromium oksida bulat CAS 1308-38-9
| Nama Produk | Kromium(III) oksida berbentuk bola |
| KAS | 1308-38-9 |
| Kemurnian | 99% menit |
| Penampilan | bubuk hijau |
| MOQ | 10 gram |
| Titik lebur | 2435 °C |
| Titik didih | 4000 °C |
| Kepadatan | 5.21 |
| Indeks bias | 2.551 |
| Penggunaan | zat antara sintesis organik |
| Kondisi penyimpanan | Suhu kamar |
| Sertifikat | ISO/COA/MSDS/TDS |
Kromium oksida (Cr2O3) merupakan senyawa anorganik
1. Penampilan: Kromium oksida adalah partikel atau bubuk kristal berwarna hijau.
2. Titik lebur dan titik didih: Titik leleh kromium oksida sekitar 2435 °C, dan titik didih melebihi 4000 °C.
3. Massa jenis: Massa jenis kromium oksida kira-kira 5,22 g/cm ³。
4. Sifat kimia: Kromium oksida adalah senyawa yang sangat stabil yang tidak larut dalam air dan sebagian besar pelarut. Ia memiliki ketahanan yang tinggi terhadap asam dan alkali. Selain itu, kromium oksida memiliki ketahanan aus yang baik dan tahan suhu tinggi.
Kromium oksida memiliki banyak kegunaan
1. Pigmen: Karena warnanya yang hijau cerah, ia biasa digunakan sebagai pigmen hijau di industri seperti keramik, kaca, pelapis, dan plastik.
2. Penghambat korosi: Kromium oksida dapat digunakan sebagai penghambat korosi pada baja, paduan, dan logam lainnya untuk memperpanjang umurnya.
3. Katalis: Kromium oksida dapat digunakan sebagai katalis dalam reaksi kimia, seperti reaksi oksidasi amonia.
4. Bahan elektronik: Karena sifat elektroniknya yang sangat baik, kromium oksida banyak digunakan pada perangkat elektronik, bahan magnetik, dan pelapis optik.
Biasanya ada beberapa metode untuk memproduksi kromium oksida:
1. Metode dekomposisi termal: Panaskan dan dekomposisi larutan garam kromium untuk menghasilkan kromium oksida.
2. Metode oksidasi: Gunakan oksigen untuk mengoksidasi logam kromium menjadi kromium oksida.
3. Metode hidrotermal: Garam kromium bereaksi dengan air membentuk kristal pada kondisi suhu dan tekanan tinggi.
Saat menggunakan kromium oksida, informasi keselamatan berikut harus diperhatikan:
1. Kromium oksida adalah zat beracun, hindari menghirup partikel dan memaparkannya ke kulit.
2. Selama pengoperasian, peralatan pelindung diri yang sesuai seperti sarung tangan dan kacamata pelindung harus dipakai.
3. Hindari pencampuran dengan zat asam atau mudah terbakar untuk menghindari timbulnya gas beracun atau kebakaran.
4. Saat menyimpan, harus disegel untuk menghindari kontak dengan bahan kimia lainnya.
01









Tuan Perry Wu Direktur Penjualan Internasional




































